Save-Versus-Death

KISAH SANG PEMENANG LOTRE YANG MENGHABISKAN KEKAYAANNYA KURANG DARI 10 TAHUN

Lotre sudah melahirkan banyak sekali jutawan dan multi jutawan di dunia ini. Mungkin sudah ribuan pemenang yang telah lahir, walaupun mereka berhasil sama-sama menjabat gelar sebagai “pemenang lotre” namun pastinya kisah hidup mereka tidaklah sama. Seperti yang kita tahu bahwa, ada pemenang lotre yang bangkrut, ada pemenang yang tetap bertahan dengan kemenangannya tetapi justru ada pemenang yang bahkan meregang nyawa karenanya. Wah, sungguh kisah yang berlika-liku.

Lotre Powerball telah resmi mengeluarkan jackpot senilai US$ 338 juta, jackpot ini termasuk jackpot terbesar nomor empat dalam sejarah Powerball dan ini sekaligus merupakan kabar baik bagi para pecintanya. Namun jikalau kita boleh membuka sejarah kembali tepatnya kurang lebih satu dekade silam, Powerball pernah merilis jackpot senilai US$ 10 juta. Dan orang yang beruntung mendapatkannya adalah Sharon Tirabasssi, seorang wanita yang berumur 35 tahun berasal dari Hamilton, Ontario. Menurut laporan The Hamilton Spectator, Sharon menguangkan tiket dari Lottery Ontario kepada Gaming Corp Canada senilai US$ 10.569.000. Ia kemudian menghabiskan seluruh kemenangannya pada rumah mewah, mobil mewah, pakaian desainer, perjalanan eksotis nan mewah, hang-out bersama keluarga, serta meminjamkan uang kepada temannya. Namun naas, apa yang terjadi kepada hidupnya sekarang sangat bertolak belakang dengan kehidupannya yang dulu. Ia kini kembali ke kehidupan lamanya sebagai pekerja di suatu tempat perawatan, pergi dengan naik bus, bekerja paruh waktu dan tinggal di sebuah rumah kontrakan. Ia kini menikmati hidupnya bersama keenam anaknya, sungguh tragis sekali.

“Saat saya mendapatkan hadiah itu, saya membagikan kepada keluarga saya. US$ 1 juta kepada orangtua dan US$ 1,7 juta kepada keempat saudara saya. Saya juga menaruh simpati kepada orang lain dan pernah membelikan rumah kepada orang lain yang membutuhkan serta saya juga pernah menawarkan pinjaman uang untuk bisnis usaha kepada orang lain”, kenangnya saat diwawancarai oleh The Spec. “Namun semua hal-hal yang saya rasa menyenangkan di awal, sekarang itu seperti….seperti kembali ke kehidupan lama saya”, tambahnya. Diketahui ia pernah berlibur ke daerah Cancun, Florida, Las Vegas, California dan Karibia serta ia pernah mengoleksi empat unit mobil seperti Hummer, Mustang, Charger Dodge dan Cadillac Escalade.

Sharon merupakan seorang ibu tunggal yang kini menghidupi keenam anaknya, ia baru-baru ini dipekerjakan sebagai penyedia perawatan pribadi dan ia bercerai dari suaminya pun lantaran suaminya tidak betah melihat tingkah laku Sharon yang semakin lama semakin tidak terkendali dalam menggunakan uangnya. “Saya mendapatkan tiket keberuntungan pada akhir pekan paskah tahun 2004, namun jikalau saya punya kesempatan untuk memutar balik waktu, saya ingin memperbaiki kesalahan saya selama ini”, kenangnya.

Sebelum menikmati kekayaan yang berlimpah, Sharon tinggal di tempat penampungan beserta orang tuanya dan uang tunai yang akan ia dapat ini rupanya tidak datang dengan instruksi terlebih dahulu. Sharon tidak menyewa penasihat keuangan untuk mengatur finansial keuangannya dan ia bahkan mengaku bahwa tidak pernah melacak saldo rekening bank-nya. “Tiba-tiba saldo saya di rekening bank tersisa US$ 750.000 dan saya sontak kaget bukan kepalang. Saya kemudian berpikir, dengan sisa uang seperti itu waktu untuk bersenang-senang harus dihentikan dan saatnya untuk kembali ke kehidupan yang nyata”.

Mantan suami Sharon yang bernama Vinny, pernah mengajukan ingin membawa ketiga anaknya untuk mengikuti dia. Kini walaupun mereka sudah resmi bercerai, suaminya tetap hidup dalam kesederhanaan dan lebih menikmati hidupnya. The Spec pun penasaran dan akhirnya menyambangi ke kediaman mantan suami Sharon yang berada di daerah Kansas. Dalam wawancaranya Vinny mengatakan, “Uang tidak dapat membeli arti dari kebahagiaan. Inilah yang membuat dia (Sharon) menjadi sakit kepala. Ia dapat membantu sesama namun ia tidak dapat membantu diri sendiri”.

The Spec.com akhirnya memeriksa sebuah wawancara kertas tahun 2007 dengan Sharon Tirabassi bahwa di tahun tersebut ia sudah menghabiskan setengah dari kekayaannya. Sungguh suatu prestasi yang buruk.

Namun apa yang dialami oleh Sharon sangat berlawanan dengan apa yang dialami oleh Sandra Hayes. Sandra adalah pemenang lotre yang berhasil mendapatkan uang senilai US$ 6 juta yang didapat dari pembagian hasil jackpot Powerball senilai US$ 224 juta beserta belasan rekan kerja lainnya pada tahun 2006 silam. Seperti Sharon, Sandra pun menggunakan uang itu untuk berbelanja kebutuhan yang mewah termasuk kapal pesiar, dua unit mobil bermerk Escalade dan Mercedes tetapi ia juga melunasi pinjaman hipotek dan biaya mahasiswa. Ia bahkan menolak ajakan teman atau kerabatnya untuk hang-out. Dan sampai pada hari ini, Sandra hidup nyaman berkecukupan namun tidak mewah.

“Saya suka sesuatu yang bernilai mewah, anda juga pastinya. Namun saya lebih suka menyimpan uang saya”, katanya seraya tertawa. “Sampai sekarang, saya mencoba untuk tidak tinggal dalam suasana glamor, itu adalah sebuah peringatan besar untuk orang kaya baru. Jika anda tidak disiplin, anda akan bangkrut dengan cepat dan hal itu tidak memandang seberapa banyak uang yang anda miliki saat ini”, imbuhnya kepada The Spec.

Dari kata-kata Sandra terdengar seolah-olah ia telah belajar dari kasus Sharon dan dari website mbahgaib.com, tapi apa yang ia lakukan tentunya adalah keputusan tepat bagi hidupnya. Sekian artikel dari saya ini, semoga apa yang saya curahkan di dalamnya dapat bermanfaat bagi anda sebagai pecinta lotre di tanah air. Sampai jumpa dan terima kasih banyak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *